Seorang ASN di grup percakapan internal kantor menyebarkan tautan artikel berita dari situs tidak terverifikasi yang berisi konten provokatif bernuansa intoleransi dan ujaran kebencian. Tindakan tepat yang Anda ambil adalah...
Answer and explanation
Correct answer: D. Mengingatkan pengirim secara santun namun tegas bahwa konten tersebut
Langkah 1. Sikap anti radikalisme dan profesionalisme menuntut ASN menjadi benteng pencegahan paham intoleransi dan hoaks di lingkungan birokrasi. Langkah 2. Mengingatkan secara bijak dan mengklarifikasi fakta berbasis data resmi mencegah penyebaran narasi radikal tanpa memicu keributan emosional. Jawaban: Mengingatkan pengirim secara santun namun tegas bahwa konten tersebut hoaks bermuatan intoleransi, serta meluruskan informasi dengan data resmi. Mengapa bukan yang lain: Ikut menyebarkan melanggar hukum ITE dan disiplin PNS; mendiamkan membiarkan radikalisme tumbuh.
Practise more Teknologi Informasi, Profesionalisme dan Anti Radikalisme.
Free questions with an explanation for every one, and full timed CPNS Indonesia mock tests.
More Teknologi Informasi, Profesionalisme dan Anti Radikalisme questions
- Instansi Anda menerapkan sistem kerja berbasis elektronik (SPBE) baru yang menuntut otomatisasi tanda tangan elektronik dan verifikasi berka…
- Di media sosial, Anda melihat rekan sejawat ASN mengunggah status yang mempertanyakan konsensus Pancasila dan secara terang-terangan menduku…
- Sebagai pemegang hak akses basis data kependudukan dinas, seorang oknum mengaku dari lembaga riset swasta menawarkan sejumlah uang agar Anda…
- Anda mendapatkan tugas menyusun laporan strategis pimpinan yang harus diserahkan besok pagi pukul 08.00. Pada pukul 21.00, laptop kantor And…
- Seorang penceramah di tempat ibadah lingkungan kantor mulai menyisipkan materi khutbah yang mengajak pegawai memboikot pemilu dan menolak Pa…
- Untuk menjaga keamanan siber sistem aplikasi pemerintahan, kebijakan internal mewajibkan penggantian kata sandi berkala dan autentikasi dua…